"Belum ada kesepakatan, mereka menantang Gubernur DKI Jakarta. Maka dengan ini kami sebagai pendukung ahli waris dari Betawi yang terzalimi, siap menduduki lokasi ini, 24 jam setiap hari," ujar Humas FBR H Junaedi Abdilah di lokasi unjuk rasa, Jl Hang Lekir, Jakarta (5/8/2008).
FBR merasa pihak Senayan City melecehkan surat dari Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, karena dalam suratnya, Fauzi meminta agar pihak ahli waris Tojib bin Kiming dan senayan City bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah 6,2 hektar ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu pihak Senayan City masih belum memberikan keterangan, terkait masalah sengketa tanah ini. (rdf/nwk)










































