Kondisi itu dialami Kay Underwood, seorang wanita Inggris. Wanita berusia 20 tahun itu mengidap penyakit yang disebut cataplexy. Kondisi medis yang langka itu menyebabkan hampir semua jenis emosi kuat akan memicu pelemahan dramatis otot-ototnya.
Akibatnya, Kay bisa mendadak ambruk di lokasi. Demikian seperti diberitakan harian Inggris, Daily Telegraph, Selasa (5/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Orang-orang menganggap ini sangat aneh ketika terjadi. Dan tidak selalu mudah menghadapi reaksi orang-orang," kata Kay.
"Pernah ketika saya jatuh di tangga, seorang wanita jalan buru-buru dan mengenai kepala saya. Dia bilang saya harusnya jatuh di tempat yang lebih nyaman," cerita Kay.
"Tapi saya telah belajar untuk menerimanya. Saya bisa tahu kapan akan terjadi dan sudah belajar untuk jatuh dalam posisi yang nyaman atau menemukan sesuatu untuk bersandar," papar wanita itu.
Seperti halnya penderita cataplexy, Kay juga mengidap penyakit narcolepsy, kondisi yang membuatnya bisa tiba-tiba tertidur pulas. Narcolepsy dialami sekitar 30 ribu orang di Inggris dan 70 persen dari mereka juga mengidap cataplexy.
Dr Andrew Hall mengatakan, saat ini belum diketahui penyebab pasti kedua kondisi itu. Hall adalah spesialis yang menangani sekitar 200 penderita narcolepsy di Inggris. (ita/iy)











































