Ular ini memiliki panjang 4 inchi dan tebal sekitar 0,2 inchi (5 mm). Peneliti AS menemukan ular mirip spaghetti ini di bawah bebatuan di kawasan timur Barbados, Kepulauan Karibia pada tahun 2006 lalu.
"Ular itu ada di bawah batu. Saya mendapatkan dua ular. Besarnya seperti mie spaghetti" ujar ahli biologi dari Pennsylvania State University, Blair Hedges seperti dilansir Reuters, Selasa (5/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hedges menggambarkan kulit ular itu sangat unik. Corak kulitnya termasuk dari 300 corak kulit ular dengan warna coklat gelap keabu-abuan dihiasi dua garis kuning. Untung saja, ular yang memakan larva ini ini tidak berbisa.
(lrn/fiq)











































