Wacik: Qantas & Intercontinental Airline Tak Sungguh-sungguh

Ancam Tutup Penerbangan ke Bali

Wacik: Qantas & Intercontinental Airline Tak Sungguh-sungguh

- detikNews
Senin, 04 Agu 2008 18:12 WIB
Wacik: Qantas & Intercontinental Airline Tak Sungguh-sungguh
Denpasar - Maskapai penerbangan Qantas Airline dan Intercontinental Airline mengancam akan
menutup jalur penerbangan ke Bali. Namun, Menbudpar Jero Wacik optimis ancaman
tersebut tak akan terbukti.

"Tidak mungkin kedua penerbangan itu akan menutup jalur penerbangannya ke Bali," kata Wacik di sela-sela pembukaan Asian Science Camp 2008 di hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Senin (4/8/2008).

Maskapai penerbangan Australia dan Amerika ini mengancam akan menuntup jalur penerbangan ke Bali karena keberatan dengan free landing fee Bandara Internasional Ngurah Rai yang dinilai terlalu tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Coba bandingkan dengan bandara di Australia dan Amerika. Free landing fee di Indonesia sama dengan di bandara lain, sesuai dengan standar internasional" ujar wacik menolaknya anggapan tersebut.

Wacik menilai bahwa ancaman yang dikeluarkan Qantas dan Intercontinental tersebut hanya untuk mendapatkan keringanan biaya pendaratan. "Bahkan mereka mau minta gratis," katanya.

Bahkan, Wacik optimis jika Qantas dan Intercontinental tidak akan menutup jalur penerbangan ke Bali karena pasar penerbangan ke Bali sangat tinggi.

"Kalau penumpang banyak tidak mungkin menutup penerbangan ke Indonesia. Masih banyak yang mau terbang ke Indonesia, memangnya gampang membuka jalur penerbangan," demikian Wacik. (gds/djo)


Berita Terkait