Sekitar 3 ribu tentara pada Senin, 4 Agustus ini untuk pertama kalinya mulai berpatroli di jalanan kota-kota besar Italia termasuk Roma, Milan, Naples, Bari, Palermo dan Venice.
Keputusan pemerintahan PM Silvio Berlusconi ini menimbulkan kritikan berbagai pihak. "Saya lihat tak ada gunanya tentara di jalanan, itu akan berdampak negatif," kata Giorgio Sansa, pemandu wisata yang mengelola perusahaan biro perjalanan di Roma, seperti dilansir Daily Telegraph, Senin (4/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu operasi meningkatkan citra yang berisiko berubah menjadi bumerang," cetus Marco Minniti, menteri dari Partai Demokrat. "Itu akan membuat Italia terlihat seperti negara yang berada dalam cengkeraman darurat keamanan yang tak terkendali," imbuhnya.
Terakhir kali tentara Italia dikerahkan ke jalanan adalah pada tahun 1997 untuk memerangi gelombang kejahatan di Kota Naples. (ita/iy)










































