Mega-SBY Bersaing Ketat, Prabowo Naik Pesat

Mega-SBY Bersaing Ketat, Prabowo Naik Pesat

- detikNews
Senin, 04 Agu 2008 15:37 WIB
Mega-SBY Bersaing Ketat, Prabowo Naik Pesat
Jakarta - Menjelang pilpres 2009, survei-survei terus dilakukan untuk melihat persepsi capres yang layak menjadi pemimpin Indonesia. Mega-SBY masih tetap bersaing ketat dengan prosentase 19,40 % untuk Mega dan 19,06 % untuk SBY. Prabowo justru yang menembus cepat menyalip calon-calon baru.

"Kalau hasil survei Juni sampai Juli, Mega dan SBY bersaing ketat, meski Mega masih tetap unggul. Yang menarik ini fenomena Prabowo yang menembus angka 3,81 persen. Ini meningkat drastis dari survei Februari-Maret, yang hanya 0,3 persen," terang peneliti senior Reform Institute Kholid Novianto dalam konferensi pers di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Senin (4/8/2008).

Menurut Kholid, ketatnya persaingan Mega-SBY tersebut karena sampai saat ini 2 orang itu merupakan tokoh paling dikenal masyarakat. Namun, seiring waktu, komposisi teratas bisa saja akan diduduki oleh Sultan Hamengku Bowono yang saat ini menempati posisi ke 3 dengan 7,12 persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"SBY-Mega bersaing ketat karena keduanya pilihan favorit. Tapi karena masih ada 28,8 persen belum mentukan pilihan, komposisi bisa berubah," terang Kholid.

Sementara itu, Direktur Reform Institue Yudi Latief menilai persaingan Mega dan SBY karena keduanya merepresentasikan kelompok yang siap bersaing dalam 2009. Sementara itu, meningkatnya Prabowo dari 0,3 persen ke 3,81 persen disebabkan memori masyarakat yang lekat dengan figur kuat Prabowo dan iklan Prabowo yang mengena hati masyarakat.

"Kalau SBY-Mega, itu memang menjadi pilihan yang favorit meski SBY turun dari survei Februari-Maret 24,8 %. Untuk Prabowo karena figur publik. Prabowo itu the raising star menjelang reformasi. Ditambah iklannya yang bagus," pungkas Yudi. (yid/asy)



Berita Terkait