Sirait, salah seorang pedagang ikan mengatakan, ikan yang mereka jual tidak berasal dari Malaysia atau Thailand yang diisukan mengandung formalin. Akibat beredarnya isu ikan impor masuk Sumatera Utara mengandung formalin, omset pedagang ikan di Pusat Pasar Sambu mengalami penurunan hingga 50 persen. Β
"Karena isu itu, jualan kami turun," kata Sirait, Senin (4/8/2008).
Kepala Bidang BBPOM Kota Medan yang langsung turun ke Pusat Pasar Sambu Jamidin Manurung mengatakan, penelitian ikan di kalangan pedagang dimaksudkan untuk meneliti apakah ikan mengandung formalin atau tidak.
"Kita hanya ingin memastikan ikan yang dijual berbahaya dikonsumsi masyarakat atau tidak. Itu sebabnya kita langsung turun ke pasar untuk mengambil sampel," kata Jamidin.
Menurut Jamidin, hasil penelitian laboratorium BBPOM Kota Medan akan diketahui dalam dua hari ke depan. (rul/djo)











































