RSHS: Korban Belum 24 Jam Tewas Saat Ditemukan

6 Pekerja Bangunan Tewas

RSHS: Korban Belum 24 Jam Tewas Saat Ditemukan

- detikNews
Senin, 04 Agu 2008 00:34 WIB
Bandung - Tewasnya keenam pekerja bangunan di Bayongbong, Garut diperkirakan dokter otopsi murni keracunan makanan. Diperkirakan pula keenam korban naas tersebut belum 24 jam tewas. Bukti tersebut didapat dari organ-organ tubuh yang membiru dan masih segar.

"Organ tubuh para korban saat diotopsi dalam keadaan segar dan belum ada pembusukan. Diperkirakan korban belum 24 jam saat ditemukan tewas," ujar dr. Noorman Herryadi S.Pf., SH, yang memimpin jalannya otopsi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jl Pasteur, Minggu (3/8/2008).

Untuk keterangan racun yang menyebabkan kematian korban, pihaknya masih menunggu hasil uji Toxicology RSHS 2-3 hari ke depan. Barang bukti yang ditemukan Kepolisian Polsekta Bayongbong, Garut, di antaranya adalah nasi, ikan asin jenis peda, dan dua botol minuman merek Intisari yang sudah kosong.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini kepolisian masih mencari keterangan terkait tewasnya keenam pegawai bangunan tersebut. Keenam jenazah sudah dipulangkan kembali ke Garut dengan menggunakan 3 unit ambulans milik RS dr. Slamet, Garut, jenis minibus dengan nopol Z 7012 D, Z 135 E, dan Z 7013 D. (lom/anw)


Berita Terkait