Peserta Jalan Sehat di Kampus UPN Mengamuk

Peserta Jalan Sehat di Kampus UPN Mengamuk

- detikNews
Minggu, 03 Agu 2008 16:00 WIB
Peserta Jalan Sehat di Kampus UPN Mengamuk
Yogyakarta - Ribuan peserta jalan sehat dan sepeda santai di kampus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta mengamuk. Sebab, peserta merasa ditipu oleh panitia penyelenggara karena hadiah yang dijanjikan tidak ada.

Peserta yang kesal seusai mengikuti acara jalan sehat dan sepeda santai 'Mubeng UPN' untuk memperingati 50 tahun berdirinya UPN itu merusak panggung, tenda dan membakar kursi. Mereka merusak panggung saat acara pembagian door prize.

Para peserta yang berasal baik dari Yogyakarta maupun luar kota  merasa kecewa terhadap panitia penyelenggara, Chic Production. Berbagai hadiah yang dijanjikan seperti yang tersebar dalam brosur dan pamflet seperti 1 buah mobil, 3 sepeda motor, 12 ekor sapi, 2 laptop dan ratusan hadiah lainnya tidak ada saat pengundian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Panitia bohong, tidak menepati janji. Hadiah-hadiah besar itu tidak ada. Jangankan hadiah mobil, makanan kecil buat peserta seusai acara saja kurang," kata Suyitno (47) peserta dari Pati Jawa Tengah, di kampus UPN Ringroad Utara Condongcatur Depok Sleman, Minggu (3/8/2008).

Menurut dia, para peserta sebenarnya sangat antusias mengikuti acara itu. Buktinya tidak hanya peserta dari Yogyakarta saja, tapi juga dari Solo, Pati, Magelang, Temanggung, dan lain-lain. Mereka berdatangan sejak pagi menggunakan truk dan bis carteran untuk mengangkut sepeda dan peserta.

Akibat kekisruhan itu, peserta yang kecewa menuntut panitia agar uang pendaftaran sebanyak Rp
25 ribu/orang dikembalikan. Panitia dari Chic Production yang didesak peserta pun tidak bisa berbuat banyak. Mereka beralasan mobil yang dijanjikan untuk hadiah masih indent (dipesan) di dealer mobil. Sedangkan sapi masih dititipkan di kandang penjualnya.

Namun kekisruhan itu akhirnya berhasil diredam oleh aparat Polsek Depok Timur dan Polres Sleman. Menurut Kepala Kepolisian Seltor Depok Timur AKP Tubagus Faisal, panitia penyelenggara tidak mengantongi izin keramaian.

"Jangankan izin, surat pemberitahuan kepada kami saja tidak ada. Kami masih meminta keterangan ketua panitia," kata Faisal. (bgs/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads