Persaingan ini tampak, ketika 10 pengurus perwakilan anak cabang (PAC) Partai Demokrat (PD) dari Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, menyatakan mendukung pasangan Syahrial Oesman-Helmy Yahya. Padahal, DPP PD sendiri memutuskan mendukung Alex Noerdin-Eddy Yusuf.
Pernyatan dukungan itu, seperti siaran pers yang dikirim tim pemenangan Syahrial Oesman-Helmy Yahya, pada Jumat (02/07/2008) malam, dilakukan pengurus 10 PAC PD di Banyuasin itu dengan mendatangi kediamanan Helmy Yahya di Jakabaring, Palembang.
"Keputusan mendukung Syahrial Oesman dengan siapa pun pasangannya, merupakan keputusan dari arus bawah dari kami. Sebab menurut kami Syahrial itu tokoh yang baik dan bagus bagi masyarakat Sumsel. Saat dia berpasangan dengan Helmy Yahya kami tetap mendukung, dan kami lihat Helmy Yahya juga sosok yang bagus" ujar salah satu pengurus PAC PD Pulau Rimau.
Sementara Helmy sendiri menanggapi dengan mengajak pendukungnya unrtuk bersaing secara sehat dan elegan.
"Saya mengucapkan terimakasih. Kita kini harus berjuang dengan cara benar, elegan, dan tidak dengan cara-cara yang kurang baik. Mari bersatu, dan jadikan kemenangan kita buat kemenangan rakyat Sumatera Selatan," kata Helmy.
Selama hampir satu tahun PD mendukung Syahrial sebagai calon gubernur Sumsel 2008-2013. Saat itu diperkirakan Syahrial akan berpasangan dengan Mahhyudin, yang merupakan wakil Syahrialsebelumnya dan menjadi dewan pembinaย DPD PD Sumsel.
Ternyata, Syahrial yang diusung PDI Perjuangan, PKS, PPP, PKB, dan koalisi parpol kecil, lebih memilih Helmy Yahya sebagai wakil. PD kemudian berbalik mendukung Alex Noerdin-Eddy Yusuf. Dampaknya, sejumlah pengurus dan kader PD di kabupaten dan kota terpecah. Sejumlah pengurus teracam dipecat lantaran tetap mendukung Syahrial. (tw/nwk)











































