"Kalau Presiden menenanyakan langsung pada para pembantunya yang terkait aliran dana BI seperti yang diberitakan media massa, itu langkah positif," ujar Agung.
Hal itu disampaikannnya usai pembukaan 'Musyawarah Wartawan Koordinatoriat MPR/DPR/DPD' di Wisma DPR, Kopo, Cisarua, Bogor, Sabtu (2/8/2008) malam.
Menurut politisi Golkar itu, dua menteri itu memang perlu memberikan penjelasan langsung kepada Presiden SBY.
"Saya harap Bapak Presiden dapat mendengar langsung dan bisa melakukan apa langkah-langkah selanjutnya. Saya menyerahkan pada Presiden semuanya. Kita tungu perkembangan berikutnya. Ini kan baru dengar penjelasan dari Hamka Yandhu," tandas dia. (nwk/nwk)











































