Padahal, sebelum kasus pembunuhan berantai yang diaktori Ryan terbongkar, warga dusun paling sering memilih pekarangan Ryan sebagai tempat perburuan jamur ketika musim hujan tiba.
"Dulu warga di sini paling seneng mencari jamur yang banyak muncul di bawah bambu pekarangan Ryan," kata Pak Wid, tetangga Ryan dalam bincang-bincangnya dengan detikcom, Sabtu (2/8/2008).
Bahkan, jika musim hujan, warga sudah berbondong-bondong mulai subuh ke belakang rumah yang ternyata kuburan massal itu.
"Hampir setiap subuh, orang-orang sudah menyerbu belakang rumahnya. Sebab di sana paling banyak jamurnya," kata Pak Wid yang juga suka berburu jamur di rumah Ryan untuk dikonsumsi ini.
Namun setelah kuburan massal itu terungkap, Pak Wid menjamin warga tak lagi berani mendatangi pekarangan belakang rumah Ryan. Pad Wid ini juga terlibat penggalian untuk mencari mayat korban Ryan.
"Siapa yang sekarang berani kalau ternyata di situ banyak mayatnya. Ya ngeri Mas," kata Pak Wid yang rumahnya berada di depan rumah Ryan ini.
(ita/gah)











































