"Kita belum tahu itu darah manusia atau bukan. Itu kan masih perlu pemeriksaan laboratorium," ujar Direskrim Polda Jatim Kombes Pol Rusli Nasution di Mapolda Jatim, Jl Ahmad Yani, Surabaya, Sabtu (2/8/2008).
Menurut Rusli, polisi juga belum mengetahui apakah martil yang ditemukan di dalam kamar Ryan digunakan untuk membunuh. "Nah itu, sampai sekarang belum ada keterangan itu," kata Rusli.
Rusli menambahkan, saat ini Polda Jatim dan Polres Jombang menghentikan penyisiran dan penggalian di rumah Ryan. Sebab pihaknya sudah melakukan penyisiran utama yakni di belakang rumah dan di dalam kamar Ryan yang diduga ada korban.
"Semua (di dalam kamar dan di belakang rumah Ryan) sudah kita bongkar, ternyata tidak ditemukan," jelas Rusli.
Rusli mengaku belum tahu kapan akan melakukan penyisiran kembali. Jika Ryan mengaku ada korban lagi, polisi akan menggali lagi.
"Kalau di belakang rumah dan di dalam kamar Ryan sudah. Kalau ada info berapa titik lagi ya akan kita gali," pungkas Rusli.
(nik/rdf)











































