"Kita masih memperbaiki infrastruktur, kita akan menyatukan golongan tua dan muda. Presiden lebih senior, wakil lebih muda. Kita tidak dikotomikan," ujar Ketua Umum PBR Bursah Zarnubi kepada wartawan usai menghadiri acara launching No 29 PBR di kantor DPP PBR, Jl Abdulah Safii, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (2/8/2008).
PBR pun menyatakan siap berkoalisi dengan partai apapun, termasuk partai nasionalis-Islam. Syaratnya, calon pemimpin tersebut siap mempertanggungjawabkan komitmennya memimpin bangsa ini.
"Bagi saya tidak relevan mendiskusikan soal-soal seperti itu. Siapa yang punya komitmen memperbaiki nasib bangsa ini, siap memimpin kita," tukasnya. (crn/gah)










































