"Kita mengambil sidik jari yang ada di proyektil, kebetulan belum tersentuh dan akan kita uji balistik di Polda Metro Jaya," kata Wakapolres Jakarta Pusat AKBP Heri Wibowo saat dihubungi via telepon, Jumat (1/8/2008).
Sekitar pukul 21.00 WIB, unit identifikasi Polres Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya meninggalkan lokasi Lantai 11 kamar 15, Gedung Nusantara 1 DPR.
"Proyektil sudah diangkat. Peluru itu tembus kaca setebal 5 milimeter, lalu tembus ke dinding dan bersarang di plapon," tambahnya. (ndr/zal)











































