Menurut Ketua MK, Jimly Asshiddiqie, munculnya perkara di Pemilu 2009 nanti sangat mungkin terjadi. Maka dari itu, Jimly mendukung pemanfaatan teknologi guna mempercepat penyelesaian berbagai kasus yang terjadi.
"Ada kemungkinan Pemilu 2009 ini lebih rumit dengan 34 partai dan 6 partai lokal yang potensial untuk berperkara," kata Jimly dalam sambutannya di Hotel Sultan, Jl Gatot Soebroto, Jakarta, Jumat (1/8/08).
Seluruh alat telecoference yang diberikan ke 34 Universitas ini dibiayai oleh MK. Harga per unit nya Rp 250 juta (sebelumnya ditulis Rp 200 juta). Sebanyak Rp 8,5 miliar uang yang dikeluarkan MK untuk pembelian alat-alat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Teknologi telecoference merupakan sarana MK untuk meningkatkan dan memudahkan akses masyarakat terhadap keadilan dan lembaga peradilan. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk penyelenggaraan persidangan jarak jauh, penyiaran persidangan, digitalisasi dokumen, pengajuan perkara online, konsultasi perkara online serta sosialisasi Hukum Acara Mahkamah Konstitusi. (mok/iy)










































