"Mereka masih bertahan di sana sampai mereka diantarkan ke sekolah mereka yang rusak sama anggota DPR," ujar pengacara mahasiswa SETIA Saor Siagian kepada detikcom, Jumat (1/8/2008).
Menurut Saor, DPR belum menanggapi permintaan mahasiswa sebab sedang reses. "Mereka (anggota DPR) lagi mempertimbangkan. Jadi mahasiswa akan tetap bertahan," imbuh Saor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saor menuturkan, mahasiswa sangat kecewa ujian negara ditunda. Padahal semua persiapan sudah dilakukan. Hal ini disebabkan Dirjen Bimas Kristen tidak mengizinkan ujian dilakukan di DPR.
"Mereka sangat menyesalkan. Mereka sudah hidup tidak layak, tapi hak mereka di bidang pendidikan tidak bisa jalan," pungkas Saor.
(nik/iy)











































