Prajurit tersebut adalah Sersan Edgar Patino. Dia mengaku sebagai ayah dari janin dalam kandungan Megan Touma, wanita muda yang dibunuhnya. Touma juga seorang prajurit.
Demikian disampaikan Tom Bergamine kepala kepolisian Fayetteville di North Carolina, AS seperti dilansir Daily Telegraph, Jumat (1/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sersan Patino ditangkap di rumahnya pada Selasa, 29 Juli lalu. Pria itu mengaku berada di kamar hotel Touma pada 13 Juni lalu, saat Touma terbunuh.
Polisi yakin, Patino sempat menulis surat kepada surat kabar lokal The Fayetteville Observer untuk mengaku sebagai pembunuh berantai yang bertanggung jawab atas kematian Touma. Media tersebut kemudian menyerahkan surat itu ke polisi.
"Kami rasa ada bukti signifikan kalau Patino menulis surat itu untuk mengacaukan investigasi," kata Sersan polisi Chris Corcione.
Patino bermarkas di John F. Kennedy Special Warfare Centre and School di Fort Bragg, Fayetteville, sebuah fasilitas pelatihan pasukan khusus. Sedangkan Touma baru-baru ini ditempatkan di Fort Bragg setelah bertugas di Jerman. (ita/iy)











































