Pantauan detikcom, garis batas polisi yang seharusnya berarti 'dilarang melintas' itu tak dihiraukan warga.
Kamis 31 Juli malam, mereka tetap saja menerobos untuk mengintip kamar Ryan yang baru saja digali. Pada saat bersamaan, tahlilan untuk mendoakan para korban Ryan sedang digelar di sebuah mushalla tak jauh dari rumah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga pukul 07.30 WIB, penggalian halaman rumah Ryan belum dimulai. Namun, polisi yang dipimpin oleh Kasat I Pidana Umum Direktora Reserse Kriminal Polda Jawa Timur AKBP Susanto telah tampak di lokasi.
Mereka sedang berunding untuk menentukan lokasi mana yang akan digali terlebih dahulu.
Sementara itu jumlah warga yang ingin menonton terus bertambah. Mereka melongok ke halaman untuk menyaksikan para polisi bekerja. Sebagian lain hanya berdiri di kejauhan, bergerombol dan berbisik-bisik.
(ken/ken)











































