"Kalau soal jabatan menteri Pak Paskah, kita serahkan pada Presiden-lah. Saya kira beliau sudah tahu apa yang seharusnya dilakukan," kata Agung kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (31/7/2008).
Pria yang menjabat ketua DPR ini meyakini Presiden SBY telah memiliki pertimbangan yang matang terkait kasus ini. Oleh karena itu sebagai konsekuwensi dari sistem presidensiil, Partai Golkar tidak akan ikut campur soal nasib Paskah.
"Beliau (SBY) pasti sudah punya pertimbangan yang matang terkait kasus itu. Termasuk pencitraan terhadap pemerintah dan berbagai dampak politik lainnya. Golkar tidak akan melakukan intervensi," terang Agung.
Saat ditanya mengenai sikap partai Golkar terhadap Paskah, Agung mengaku partai berlambang pohon beringin ini belum mengambil keputusan apapun. Keputusan partai baru akan diambil setelah ada putusan hukum tetap dari pengadilan.
"Sepanjang kasus itu belum tuntas, kita tunggulah. Jadi semua Tergantung putusan hakim. Kalau sudah diputuskan, ya itu yang kita jadikan pegangan," pungkas Agung.
(yid/ana)











































