SBY: Hindari Kampanye Negatif

SBY: Hindari Kampanye Negatif

- detikNews
Kamis, 31 Jul 2008 15:47 WIB
SBY: Hindari Kampanye Negatif
Jakarta - Presiden SBY menilai ukuran kesuksesan pemilu di masa lampau dan sekarang jauh berbeda. Bila dahulu ukurannya perolehan suara dukungan ke salah satu partai politik, sekarang lebih jadi penentu adalah keamanan dan kelancaran selama berlangsungnya tahapan pemilu.

Demikian kata Presiden SBY dalam pidatonya di hadapapan peserta Kongres PWI di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (31/7/2008).

"Dulu yang pertama parpol, sekarang ukuran sukseskan adalah untuk aman dan lancarnya pemilu," kata SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu jalan bagi parpol kontestan untuk menciptakan suasana Pemilu 2009 yang aman adalah dengan tidak melakukan kampanye negatif menyerang saingannya. Materi yang disampaikan dalam kampanye harus faktual sehingga ajang tersebut tidak berubah jadi fitnah dan agitasi.

"Agar tidak ada dusta di antara kita dalam parpol, maka kampanye harus faktual dan tentunya positif campaign," ujar Presiden.

Kemudian, kata SBY, setelah masa kompetisi selesai, segera semua pihak yang sebelumnya saling berhadapan kembali menciptakan suasana damai. Berlapang dada menerima hasil pemilu dan tidak menutup peluang menjalin koalisi dengan mantan rivalnya itu.

"Setelah pemilu selesai, tentu tidak benar bila komponen bangsa dalam 5 tahun selanjutnya terus suasana permusuhan. Wong sudah selesai, ya tetanggaan satu RT," pungkas SBY.
(lh/ana)


Berita Terkait