milik bos Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Sjamsul Nursalim. Dia juga tidak pernah diminta menghitung kerugian negara akibat kasus BLBI II.
Demikian kesaksian I Nyoman Wara dalam sidang dengan terdakwa Jaksa Urip Tri Gunawan di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (31/7/2008).
"Kami tidak pernah ikut perhitungan itu (aset BDNI) karena bukan kewenangan kami," kata I Nyoman Wara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga tidak pernah diminta melakukan perhitungan kerugian negara. Seandainya pun diminta itu bukan kewenangan kami karena tidak disebutkan dalam SK," sahut I Nyoman Wara. (aan/irw)











































