Pantauan detikcom di gedung SD-SMA Labschool, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (31/7/2008) lantai 3 ludes tidak bersisa, mulai dari sekat-sekat ruangan, tembok hingga atapnya.
Semua ruang kelas di lantai berukuran 10 x 200 meter berletter 8 itu, yang tampak hanyalah barang-barang yang sudah menjadi arang. Sementara masjid yang berada di lantai itu tidak ikut terbakar. Kubah coklatnya masih utuh. Tak ada atap yang berhubungan langsung dengan masjid itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di lantai 3 itu ada lab komputer dan lab bahasa. Sekarang boro-boro saya bisa menemui bekas monitor. Menemui bekas kursi aja nggak bisa," ujar guru kelas 5 dan 6 SD Dadang.
Tampak pula sekitar 5 truk dari Dinas Kebersihan DKI Jakarta berlalu lalang mengangkut puing yang ada di lapangan.
Sementara di lantai 2, kendati tidak separah kondisi di lantai 3, seluruh kaca dan kerangka jendela terlihat hangus terbakar. Kursi dan meja kelas juga ludes. Di lantai 1, ada 1-2 ruang kelas yang ikut terbakar.
Selain para guru, beberapa orang tua murid juga terlihat memberikan bantuan. Menurut Dadang, para orang tua itu memberikan konsumsi dan genset untuk penerangan.
"Bahkan dari semalam hingga sekarang, kalau untuk makanan kami sudah berlebih," kata Dadang.
Sedangkan dalam surat edaran SDN Percontohan IKIP, disebutkan kegiatan belajar akan dipindah ke SDN Rawamangun 13-14-15 dan SMPN 74 yang berjarak 500 meter dari lokasi.
Surat yang ditandatangani Ketua Komite Sekolah Elva Waniza Nano dan Kepala Sekolah SDN Percontohan IKIP Tien Yuniarti itu juga mencantumkan jadwal. Untuk kelas 1 - 3 jadwal belajar dari pukul 12.30-16.10 WIB. Sedangkan kelas 4-6 jadwal belajar dari pukul 12.30-17.30 WIB.
(nwk/iy)










































