Demikian menurut informasi dari mantan Kepala Sekolah SMA Labschool Jakarta Arief Rachman Hakim ketika dihubungi detikcom, Kamis (31/7/2008).
"Untuk SD akan memakai fasilitas SD negeri di samping kampus timur UNJ Timur, yang ada fakultas olahraganya. Kalau untuk SMP dan SMA akan memanfaatkan fasilitas UNJ," ujar Arief.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemakaian ini sementara. Untuk itu anak-anak diliburkan dulu, kalau ada yang datang hanya diberi penjelasan. Hari Senin harus berjalan seperti biasa dan proses belajar mengajar tidak terganggu," kata dia.
Pihak sekolah kini sedang mencoba menaksir kerugian. Arief memperkirakan, dalam waktu 2 hari akan keluar angka taksiran kerugiannya.
"Harus ada ahlinya, sehingga dalam waktu 2 bulan, kalau UNJ berfungsi dan mahasiswa sudah mulai masuk, gedung itu sudah bisa berdiri seperti layaknya sebuah sekolah," tutur Arief.
"Saya sedih banget itu dibangun dari nol. Saya hanya ingin menyampaikan, lain kali kalau bikin sekolah harus bisa dimasuki mobil pemadam kebakaran. Kalau kebakaran di dalam susah mematikannya. Dan itu terjadi kemarin, untung pemadam punya penyambung selang panjang sampai 40 meter," tandas Arief. (nwk/bdi)











































