JK: Golkar Otomatis Ganti Seluruh Anggotanya di DPR

Aliran Dana BI

JK: Golkar Otomatis Ganti Seluruh Anggotanya di DPR

- detikNews
Rabu, 30 Jul 2008 14:52 WIB
JK: Golkar Otomatis Ganti Seluruh Anggotanya di DPR
Jakarta - 14 Anggota FPG DPR periode 1999-2004 menikmati aliran dana BI ke DPR. Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK) menegaskan seluruh anggotanya diganti jika pengadilan memutuskan bersalah.

"Ada 50 orang. Semua partai ada disitu. Pada Pemilu 1999, Golkar nomor 2. Otomatis yang terbanyak PDIP. Itu konsekuensi jumlah partai yang ada di DPR. Golkar akan otomatis. Seluruh anggota Golkar di DPR akan diganti," ujar JK.

Hal itu disampaikan JK dalam jumpa pers di rumah dinasnya di Jl Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut JK, Golkar akan menyerahkan sepenuhnya ke pengadilan. Golkar juga tidak akan menutup-nutupi apapun putusan pengadilan.

JK menegaskan, calon legislator dari Golkar harus memenuhi dua syarat terpenting. Selalu bersih dari kasus hukum dan mempunyai surat kelakuan baik.

"Orang terkena itu susah mendapatkan surat kelakukan baik. Selain syarat internal partai, syarat pemilu juga tidak bisa untuk orang seperti itu, kalau punya cacat," tandas Wakil Presiden ini.

Dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Senin 28 Juli 2008, anggota DPR dari FPG Hamka Yandhu menyebut semua anggota Komisi IX DPR menikmati aliran dana BI.

Dari Fraksi Golkar yang menerima yakni Hafid Alwi, TN Nurlid, Baharuddin Aritonang (sekarang anggota Badan Pemeriksa Keuangan). Antoni Zeidra Abidin, Ahmad Hafiz Zawawi, Asep Sujana, Bobi Suhadirman, Aji Ashar Muklis, Abdullah Zaini (sekarang wakil ketua BPK), Ryan Salampessy, Hamka Yandhu, Henky Baramuli, Reza Kemarala, Paskah Suzetta.

Semuanya menerima Rp 250 juta, kecuali Paskah dan Hamka. Keduanya menikmati jumlah yang lebih besar, Hamka mendapat Rp 500 juta dan Paskah Rp 1 miliar.
(nik/fiq)



Berita Terkait