Mereka menambah daftar korban manusia yang disantap singa liar di negara itu, menjadi 16 orang selama 6 bulan terakhir. Tubuh keduanya ditemukan di Taman Nasional Quirimba di Provinsi Cabo Delgado, di utara Mozambik.
Namun tidak diketahui kenapa perempuan itu bisa berkontak dengan singa itu. Demikian diberitakan DPA dan dilansir The Daily Telegraph, Rabu (30/7/2008).
Serangan dari binatang liar memang kerap terjadi di Cabo Delgado. Serangan itu terus meningkat saat manusia dan binatang harus berbagi sumber daya alam, seperti air dan rumput.
Di kawasan itu sebenarnya ada semacam pasukan bermobil yang berusaha menjauhkan binatang untuk memasuki kawasan pemukiman penduduk. Sayangnya, mereka selalu membunuh binatang yang mengancam manusia, tanpa memandang apakah binatang itu merupakan spesies yang dilindungi atau bukan.
(fiq/rdf)











































