Hal ini disampaikan Kalla saat menghadiri Loper's Day di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara, Rabu (30/7/2008). Acara ini dihadiri puluhan ribu loper.
"Jika guru diangkat sebagi pahlawan tanpa tanda jasa, mungkin loper adalah pahlawan informasi," ujar Kalla yang langsung disambut tepuk tangan para loper.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertama, saya membutuhkan istri saya yang menyiapkan teh tiap pagi. Kedua, yang saya butuhkan adalah loper untuk mengetahui informasi-informasi yang ada," beber Ketua Umum Partai Golkar ini.
Kalla menambagkan, wartawan bisa saja hebat. Media bisa saja terkenal. Percetakan bisa saja berwarna. "Namun tanpa loper semuanya tidak berarti," kata Kalla yang mengenakan batik hijau kekuningan ini.
Dalam acara tersebut Kalla didampingi istrinya Mufidah Kalla. Acara Loper's Day diisi dengan dangdutan. (nik/fiq)











































