Kacang Kedelai mengandung isoflavon, sebuah senyawa organik yang sifatnya seperti hormon wanita dan mengganggu kemampuan pria untuk menghasilkan sperma.
"Struktur isoflavon sama dengan hormon estrogen dan dan dapat menirukan fungsi estrogen dalam tubuh," ujar kepala tim peneliti Jorge Chavarro seperti ditulis oleh AFP, Rabu (30/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka yang memakan kacang kedelai terbanyak, jumlah sel spermanya 41 juta per mililiter lebih sedikit dari para pria yang tidak mengkonsumsi kedelai. Sebagai gambaran pria normal memproduksi 80 juta hingga 120 juta sel sperma per mililiternya. (rdf/did)











































