Kedua warga itu diperiksa karena membantu Very Idam Henyansyah aliasRyan menggali lubang di pekarangan belakang rumah Ryan. Padahal lokasi galian itu digunakan Ryan untuk mengubur sedikitnya 10 orang yang dibunuhnya.
"Pemeriksaan ini berdasarkan keterangan orangtua Ryan, bahwa ada dua warga yang membantu menggali tanah," kata Kapolres Jombang AKBP Muhammad Khosim kepada detiksurabaya.com di Ruang Reskrim Polres Jombang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah melakukan pemeriksaan, namun belum diketahui sejauh mana keterlibatan dua warga itu. "Apa mereka itu menggali karena dibayar dan tidak tahu pembunuhan atau memang membantu pembunuhan dan menggali tanah," ujar Khosim. (asy/asy)











































