"Kita hanya melanjutkan otopsi pada jenazah ibu dan anak," kata Kabid Dokkes Polda Jawa Timur, Kombes Pol Rudy Herdi Sampurno di RS Bhayangkara, Jl Ahmad Yani, Surabaya.
Rudy menambahkan, dalam proses otopsi petugas berusaha menemukan sidik jari korban. Hal ini dilakukan untuk lebih memastikan identitas kedua jenazah tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses otopsi tersebut melibatkan tim gabungan dari dari Dokkes, Ditreskrim, Identifikasi, dan Labfor Polda Jatim serta Antropologi Universitas Airlanggga. (djo/asy)











































