"Dulu dia pemarah, bisa tiba-tiba marah dan bisa membanting semua yang ada di dekatnya," kata ayah Ryan, Ahmad di sela-sela pemeriksaan di Polres Jombang, Jawa Timur, Selasa (29/7/2008).
Bahkan, kata Ahmad, Ryan pernah hampir memukul ayahnya karena salah paham. Saat itu, kata pria paruh baya itu, Ryan menyangka ayahnya mengatainya gila.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ora Le, aku ora ngarani kowe gendeng (nggak nak, aku nggak menyebut kamu gila)," jawab Ahmad saat itu.
Meski Ahmad mengatakan dia salah paham, Ryan tetap tidak peduli. Ryan pun hendak memukul ayahnya. Namun untung saja aksi itu dihentikan oleh beberapa tetangganya. (ken/iy)










































