Peristiwa tersebut terungkap ketika warga mendengar jeritan minta tolong di Jalan C, Gang E, Koja , Jakarta Utara. Warga pun berlari mencari sumber suara dan mendapati Sadi telah bersimbah darah.
"2 Lluka tusuk di leher, 18 luka tusuk di punggung, 2 tusukan di kaki kiri, 2 tusukan di paha dan 1 tusukan di tangan kanan," ujar saksi yang juga tetangga korban, Toni (36), kepada wartawan di TKP, Selasa (29/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rumah petak yang luasnya tidak seberapa, menebar bau anyir darah. Sadi pun tidak tertolong dan tewas seketika.
Menurut keterangan warga, Sadi yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan mengontrak di rumah kontrakan milik Agus dan Eka. Sayangnya, korban sering jalan bersama Eka sehingga membuat Agus cemburu.
"Tahu-tahu dia telah tewas dini hari ini," ujar pria asli Tegal ini.
Kini, kasus ini telah ditangani Polsek Koja, Jakarta Utara.
(asp/gah)










































