Bom molotov tersebut ditemukan oleh petugas teknik PT KA Daops III Cirebon, Hadi Suprapto, saat mengecek KA tersebut sekitar pukul 06.48 WIB di Stasiun Jatibarang, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (29/7/2008).
Bom molotov tersebut terbuat dari 4 buah botol bekas minuman suplemen merek Kratingdaeng dan 5 botol Fruitea. Botol-botol tersebut berisi bensin dan lengkap dengan sumbu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadi menduga, bom tersebut diletakan saat KA sedang berhenti. Dugaan itu berdasarkan letak bom yang sangat sulit dijangkau bila KA sedang berjalan.
Namun dugaan tersebut ditepis Humas Daops III Cirebon Suhartono. Menurutnya, sebelum KA meninggalkan Stasiun Cirebon, petugas sudah melakukan pengecekan. "Tapi barang itu (bom molotov) tidak ditemukan," ujar Suhartono.
KA Cirebon Ekspres tujuan Cirebon-Jakarta itu berangkat dari Stasiun Cirebon sekitar pukul 06.15 WIB. KA tersebut dimasinisi Sulaiman. Dalam perjalanan antara Stasiun Cirebon dan Stasiun Jatibarang, KA tersebut tidak berhenti sama sekali. (djo/asy)











































