"Yang membukakan pintu Darsiyah," ujar Ketua RT O2/02, Kebayoran Lama, Parman (64), kepada detikcom di TKP, Senin (28/7/2008) malam.
Setelah berhasil masuk, Darsiyah diacungi pistol dan diborgol kedua tangannya. Mulutnya pun ditutup dengan lakban. Pelaku juga membekuk tiga pembantu lainnya, yakni Ani (19), Atun (20) dan Yati (18). Mereka Kemudian di jebloskan ke kamar mandi di bagian belakang rumah mewah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Iwan Kurniawan, mengatakan, polisi belum bisa menduga pelaku perampokan tersebut. Pihaknya juga belum bisa memeriksa secara penuh para saksi karena salah satu keluarga korban meninggal.
"Mereka hendak ke Semarang untuk melayat kakak korban malam ini," tambahnya seraya meninggalkan rumah korban dengan bergegas.
Menurut sumber detikcom, pelaku berhasil menggasak perhiasan, jam tangan mewah, sejumlah uang dan surat-surat berharga. Barang-barang tersebut disimpan di brankas yang terletak di kamar utama lantai dua.
"Kalau diuangkan nilainya mencapai hingga ratusan juta rupiah," ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Sejauh ini, polisi telah memintai keterangan seluruh saksi baik majikan maupun pembantu. Darsiyah dan Ani di bawa ke Polsek Kebayoran Lama untuk keterangan lebih intensif. (asp/irw)











































