3 Mahasiswa Unpar Wakili RI pada 16th IYLC 2008

Laporan dari Praha

3 Mahasiswa Unpar Wakili RI pada 16th IYLC 2008

- detikNews
Senin, 28 Jul 2008 21:52 WIB
3 Mahasiswa Unpar Wakili RI pada 16th IYLC 2008
Praha - Tiga mahasiswa Universitas Katholik Parahyangan (Unpar) Bandung menjadi wakil mahasiswa Indonesia pada 16th International Youth Leadership Conference (IYLC) di Praha, Ceko, 20-25/7/2008.IYLC 2008 ini diikuti oleh 130 mahasiswa dari 35 negara. Tujuan konferensi adalah untuk mendidik para pemuda calon pemimpin bangsa untuk memahami dan mengerti berbagai persoalan internasional. "Para peserta juga diharapkan menyuarakan pendapat dan memahami perspektif negara lain dalam menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi dunia internasional saat ini," Koordinator Pelaksana Fungsi Pensosbudpar KBRI Praha Azis Nurwahyudi kepada detikcom sore ini Senin (28/7/2008) menuturkan. Ketiga mahasiswa dari Unpar itu adalah Adeste Adipriyanti, Amanda Valani dan Rizky Nugraheni Hutami. Mereka terpilih mewakili Indonesia setelah dinilai Panitia IYLC 2008 memenuhi persyaratan dan didukung oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.Persyaratan itu antara lain prestasi akademik, kemampuan berbahasa Inggris, dan tulisan ilmiah yang akan mereka presentasikan. Selain berdebat mengenai Kosovo yang dilakukan dalam bentuk simulasi sidang Dewan Keamanan PBB, para peserta IYLC juga melakukan simulasi Sidang Pidana Internasional mengenai konflik di Kongo. Mereka juga berkunjung ke Parlemen Uni Eropa untuk membahas Climate Change, dan mengunjungi beberapa perwakilan asing di Praha. Pada kesempatan presentasi kebudayaan, ketiga wakil Indonesia melakukan presentasi dan mengajak para peserta IYLC berkunjung ke Indonesia. Berbekal materi dari Depbudpar mereka juga membagikan berbagai informasi tentang objek wisata yang menarik seperti Bali, Jawa Tengah dan Kalimantan. Berbagai suvenir khas Indonesia juga dibagikan kepada seluruh peserta IYLC. Setelah selesai, mereka berkunjung ke KBRI Praha untuk melaporkan hasil kegiatan IYLC 2008 dan diterima oleh Korfungsi Pensosbudpar Azis Nurwahyudi. (es/es)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads