Sejak awal didatangkan polisi ke rumahnya di Dusun Maijo, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Senin (28/7/2008), sekitar pukul 09.30 WIB, sejumlah caci maki sudah diterima Ryan.
"Pembunuh...pembunuh," begitu teriak warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegusaran warga kembali ditunjukan saat Ryan hendak dibawa polisi meninggalkan rumahnya. Kata-kata makian kembali terdengar. Mendengar itu semua, Ryan hanya menundukkan kepala sambil menutup muka dengan kedua tangannya.
Namun kali ini bukan hanya kata-kata makian yang diterima Ryan. Sebuah tangan tiba-tiba menjambak rambut Ryan saat dia akan memasuki mobil polisi. Beruntung polisi bertindak sigap dan langsung membawa masuk Ryan ke dalam mobil. Saat meninggalkan rumah, Ryan memang mendapat pengawalan yang cukup ketat.
Ryan meninggalkan rumahnya sekitar pukul 16.30 WIB. Selama proses pencarian jenazah korban, Ryan hanya terlihat tiga kali keluar rumah untuk menunjukkan lokasi. Selebihnya dia lebih banyak berada di dalam rumah.
(djo/asy)











































