Ratusan Orang Segel PLTU Cirebon

Ratusan Orang Segel PLTU Cirebon

- detikNews
Senin, 28 Jul 2008 15:35 WIB
Ratusan Orang Segel PLTU Cirebon
Cirebon - Ratusan warga Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon yang mengantasnamakan Gerakan Masyarakat 14 Ribu (Gemas 14.000) menyegel proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon. Mereka menganggap pelaksana proyek tela h menipu rakyat dengan pembebasan tanah yang tidak adil.

Mereka melakukan aksinya, Senin (28/7/2008) siang. Dalam orasinya, warga menyesalkan pihak PT Cirebon Elektrik Power (CEP) selaku pelaksana proyek selalu mempermainkan warga dalam hal pembebasan tanah.

"Sudah ada tiga tahap dilakukan negosiasi, tapi tidak kunjung menghasilkan kesepakatan," ujar Juru Bicara Gemas, Hasan Bisri. Pada tahap pertama, tanah warga dihargai Rp 14.000/m2 sedangkan yang kedua dan ketiga mencapai Rp 30.000/m2 hingga Rp 45.000/m2.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga pun meminta agar pihak PLTU untuk membayar kekurangan harga tanah yang terlanjur dibayar Rp 14.000/m2 karena terlalu murah.

Selain melakukan penyegelan dan membakar ban di lokasi proyek PLTU yang akan menghabiskan dana Rp 17 triliun ini, warga juga sempat mengusir sejumlah pekerja proyek yang merupakan warga negara asing asal Korea selaku operator proyek.

Sebanyak 8 pekerja WNA dan puluhan pekerja lainnya dipaksa untuk meninggalkan lokasi proyek. Bahkan mereka nyaris menjadi sasaran amuk warga saat akan dievakuasi oleh petugas kepolisian.

Warga akhirnya melakukan penyegelan sejumlah kantor dan juga menutup akses masuk lokasi menggunakan rantai dan memasang spanduk berwarna hitam bertuliskan "PLTU Disegel oleh Gamas 14.000 sampai ada pembayaran".

(asy/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads