Sejak perbuatan Ryan mengubur korban-korbannya di rumah terungkap, kediaman pria kemayu itu tidak pernah sepi. Warga terus berbondong-bondong mendatangi rumah di Dusun Maijo, Desa Jatiwates, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Sejumlah pedagang makanan pun turut berdatangan. Akibatnya, suasana di sekitar rumah Ryan tak ubahnya pasar kaget.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramainya 'wisatawan' yang datang membuat petugas sedikit kewalahan. Warga terus berdesak-desakan mencoba melihat dari dekat kegiatan yang dilakukan petugas. Mereka seolah tidak mendengar peringatan petugas.
Akibatnya, berulangkali petugas terpaksa bertindak tegas. Mereka mendorong sejumlah warga yang dianggap telah meliwati batas yang ditentukan.
Menurut pantauan detikcom, selain berdiri di sekitar police line, tak sedikit warga yang memanjat pohon di sekitar rumah Ryan. Mereka tak memperdulikan masalah keselamatan, yang penting bisa melihat langsung peristiwa tersebut. (djo/asy)











































