Rekaman percakapan itu terjadi tanggal 18 Januari 2008. Berikut kutipannya:
Al Amin (AL): Kemana aja, Bang? Kok menghilang dari peredaran?
Azirwan (A): Ya gimana, dihubungi nggak pernah bisa
AL: Lagi di mana, Bang?
A: Lagi di Bintan. Habis main golf dengan Pak Bupati. Jadi gini setelah didiskusikan Pak Bupati, kita cuma bisa sediakan Rp 3 M untuk semua (anggota DPR) nggak bisa nambah lagi.
AL: Hehehehe...Bang, aku nanti telp lagi pake nomor yang lain ya?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu Ansar sulit menyetujui karena dananya tidak ada. Emir Faishal lalu menyarankan agar pihak kontraktor membantu menyediakan uang sejumlah itu.
(rdf/iy)











































