"Kegiatan Pak Puspita selain menjadi pelatih di Brunei yakni mau membuat buku tentang dirinya yang menjadi atlet dan pelatih sepeda," ujar rekan Puspita, Murhananto, kepada detikcom, Senin (28/7/2008).
Murhananto adalah orang yang akan membantu Puspita untuk menerbitkan buku.
Karena Puspita kemudian mengalami koma setelah kecelakaan, niat itu pun jadi terabaikan.
Kondisi Puspita yang koma sejak Rabu, 23 Juli 2008 lalu kini ada sedikit perbaikan. Ia meski belum siuman, sudah bisa menggerakkan jari dan tangan.
Menurut Murhananto, keluarga mendapat informasi dari RS kalau tidak ada luka yang serius pada anggota tubuh dan di bagian kepala Puspita.
"Katanya tidak ada pendarahan di kepala. Tapi saya tidak begitu jelas, tanya saja ke RS," jelas Murhananto. (nik/iy)











































