"Makanya keluarga kaget, orang tidak pernah sakit atau apa," kata kerabat dekat Sjahrir, Gustav Pandjaitan kepada detikcom, Senin (28/7/2008).
Gustav yang merupakan sepupu istri Sjahrir ini mengatakan, Sjahrir hanya sempat batu-batuk pada pertengahan Juni 2008. Saat itu, Sjahrir dan keluarga berencana ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadiri pernikahan anaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sakit, Sjahrir tetap memaksakan diri untuk terbang ke AS. "Setelah itu langsung kondisinya parah," ujarnya.
Jenazah Sjahrir saat ini masih berada di Singapura. Rencananya, jenazah baru tiba di Jakarta pukul 19.00 WIB dan akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir Selasa 29 Juli.
(ken/nwk)











































