Gubernur Istanbul Muammer Guller menyebut peristiwa itu sebagai 'serangan teror'.
Bom pertama meledak jam 21.45 dalam telepon umum di kawasan pedestrian distrik Gungoren. Bom kedua meledak sekitar sepuluh menit kemudian, di dekat lokasi ledakan pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































