"Setelah meninjau ini saya akan panggil yayasan dan warga di kantor kecamatan untuk proses dialog," ujar Walikota Jakarta Timur, Murdani, saat meninjau lokasi bentrok di Kampung Pulo, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Minggu (27/7/2008).
Murdani tampak meninjau lokasi asrama putri SETIA yang hancur. Murdani didampingi Kapolres Jaktim, Kombes Pol Hasanuddin. Keduanya tiba sekitar pukul 18.00 WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami akan menindak pelanggaran baik yang dilakukan oleh pihak yayasan maupun masyarakat, kalau itu tidak sesuai aturan, kita tindak," ungkapnya.
Murdani juga akan mengecek perizinan kampus SETIA. Ia juga meminta agar tidak ada kegiatan-kegiatan yang bisa memancing bentrokan.
"Perizinan kampus SETIA dan segala macam akan kita cek lagi, secepatnya akan ada keputusan," pungkasnya.
Sementara itu Kapolres Jaktim, Kombes Pol Hasanuddin menjelaskan pihaknya akan menyiagakan 3 kompi Brimob Polda Metro Jaya, 2 SSK petugas Samapta Polda Metro Jaya, dan 2 kompi petugas Polres Jaktim. Polisi juga akan segera menggelar sweeping untuk melucuti senjata warga maupun mahasiswa SETIA.
"Perlahan-lahan akan kita lakukan pengambilan senjata tersebut," ungkapnya.
(rdf/iy)











































