"Untuk keamanan saja kalau ada yang menyusup, tapi kalau ada anak kampus yang ingin keluar boleh, kalau masuk jangan," ujar Dayat, seorang warga yang ikut melakukan sweeping di Kampung Pulo, Pinang Ranti, Jakarta Timur, kepada detikcom, Minggu (27/7/2008).
Sampai saat ini warga berhasil melakukan sweeping terhadap 15 buah mobil dan 20 buah motor. Ketika ditanya apakah ada orang yang berhasil ditangkap, lelaki berusia 45 tahun itu menganggukkan kepala.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pantauan detikcom pukul 16.45 WIB, tampak sekitar sepuluh orang mahasiswa kampus SETIA, meninggalkan asrama mereka. Pihak kepolisian terlihat mengawal mereka sampai diujung gang melewati area sweeping.
Para mahasiswa ini mengaku meninggalkan asrama untuk mengungsi ke rumah kerabat mereka masing-masing. Tiga orang mahasiswi terlihat menangis ketika meninggalkan asrama.
"Saya mau ke Kalideres, ke tempat saudara saya," ujar Yeni (25), seorang mahasiswi SETIA asal Sintang, Kalimantan Barat. Yeni mengaku sudah lulus namun masih berada di kampus karena menunggu ujian negara. (cha/rdf)











































