Takut SARA, Warga Pinang Ranti Minta Pemerintah Turun Tangan

Takut SARA, Warga Pinang Ranti Minta Pemerintah Turun Tangan

- detikNews
Minggu, 27 Jul 2008 16:56 WIB
Takut SARA, Warga Pinang Ranti Minta Pemerintah Turun Tangan
Jakarta - Warga Kampung Pulo, Pinang Ranti, Jakarta Timur meminta pemerintah segera turun tangan menyelesaikan bentrokan warga dengan mahasiswa Sekolah Tinggi Theologi Injili Arastamar (SETIA). Warga takut kasus itu berkembang menjadi SARA.

Ketua Forum Komunikasi Muslim Kampung Pulo Risman Hadi menegaskan, warga Kampung Pulo tidak pernah anti agama apapun termasuk agama Kristen. Menurut Risman, bentrokan dipicu oleh adanya mahasiswa SETIA yang diduga mencuri.

"Warga Kampung Pulo tidak pernah menerima sekolah tinggi ini berada di
lingkungan ini. Kita tidak pernah antiperbedaan, kita menerima perbedaan, di sini terdapat agama Hindu, Protestan, Khonghuchu, Budha, Islam dan Nasrani," ujar Risman Hadi kepada wartawan hari Minggu (27/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rusman Hadi menyatakan, warga meminta agar pemerintah turun tangan untuk segera menyelesaikan masalah ini secepatnya agar tidak mengakibatkan perpecahan yang semakin parah.

"Saya harapkan kepada pemerintah segera menyelesaikan masalah ini, secara cepat dan tuntas,"ujar Risman. (cha/iy)


Berita Terkait