Ferry Yuliantono Potong Tumpeng di Tahanan Mabes Polri

Ferry Yuliantono Potong Tumpeng di Tahanan Mabes Polri

- detikNews
Minggu, 27 Jul 2008 14:57 WIB
Jakarta - Ferry Yuliantono semestinya berbahagia Minggu (27/7/2008) ini. Pria yang dijadikan tersangka otak di balik kasus rusuh di depan Gedung DPR RI dan kampus Unika ini berulangtahun ke-41.

Karena ditahan, Ferry pun terpaksa merayakan hari bahagianya itu di sel Mabes Polri.  Ia memotong tumpeng disaksikan sejumlah rekannya, dan tentu saja sejumlah tersangka yang ditahan di Mabes Polri.

Mantan Gubernur BI Burhanudin Abdullah dan Artalyta Suryani yang ditahan di Mabes Polri , misalnya, hadir dalam 'pesta' tersebut.  

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia (Ferry) dipaksa ceria. Tadi potong tumpeng, tumpengnya buat Pak Burhanudin," ujar Sekjen KBI, Adhie Masardi ketika ditemui wartawan seusai ikut merayakan Ultah Ferry di Bareskrim Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Minggu (27/7/2008).

Acara Ultah itu dilakukan sederhana, di lorong tahanan yang terbilang sempit.  Masih menurut Adhie, beberapa tahanan ikut merayakan dan hadir pula rekan-rekan sejawat Ferry.

Hanya saja pimpinan KBI, Rizal Ramli, tidak dapat hadir karena sedang ada agenda di luar negeri. Terlihat juga mantan Menteri Koperasi Adi Sasono, ikut menjenguk.

"Pak Rizal sedang ada di luar negeri selama seminggu, jadi tidak bisa hadir, dia hanya titip salam dan mengucapkan selamat. Kalau Pak Ferry sehat kok, mungkin naik 2 kg," seloroh Adhie.

Meski Ultahnya di rayakan di dalam penjara,Fery menyatakan tidak kapok atas tudingan  dirinya menjadi otak terjadinya demo-demo anti kenaikan BBM di Indonesia. (cha/iy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini