"Kita seperti biasa melakukan rutinitas dari Majelis Istiqomah di pertigaan dekat masjid. Ada juga sebagian jamaah di Masjid Baiturrahim. Saya lihat sendiri dari pihak kepala Injil 10 orang bolak balik mendekati masjid dan mendekati warga yang sedang mengaji," ujar Risman.
"Spontan warga ada yang meneriyaki, bahwa ada yang melempar ke arah masjid. Kemudian spontan kita bereaksi. Pelaku lari ke asrama putri. di sana ada PHH (Pasukan Huru-Hara) sekitar 40 personil. Karena merasa kurang pengamanan, kami menunggu personil. Agar suasana yang sudah aman dari siang tidak mengganggu warga lagi," jelas Risman.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan, massa tidak diberi komando apa-apa. "Mereka datang dengan spontannya bahkan dari kerumunan massa tidak hanya beragama Islam. Kejadian ini bermula sekitar Pukul 21.00 WIB," ujarnya. (anw/anw)











































