Truk tersebut, berjalan mundur ke lokasi asrama yang terlatk di RT 05/05 Kampung Pulo, kelurahan Pinang Ranti, Jakarta Timur .
"Preman-preman masih di sana semua. Waktu konsdisi sudah tenang tadi, kita inginnya preman-preman itu diangkut. Cuma sama aparat belum juga diangkut. Malah mereka memicu permasalahan lagi. Akhirnya mereka jual dan kita membeli," ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya kepada detikcom di TKP, Minggu (27/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kampung gua, ngapain loe ngamanin mereka. Mereka orang-orang bayaran semua pak," ucap warga bersahutan.
Hingga pukul 00:32 WIB, belum tampak polisi mengevakuasi para preman yang diduga masih berada di dalam asrama putri SETIA. (anw/anw)











































