“Masya Allah, masak ada anggota DPRD Kampar mencoba melakukan lobi untuk berdamai dalam kasus pemerkosaan yang dilakukan pemuda mabuk itu,” kata Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (26/7/2008).
Anggota DPRD Kampar yang diduga intervensi itu berinisial ZD yang berasal dari wilayah pemilihan Kecamatan XIII Koto Kampar. Daerah tersebut merupakan asal dari empat tersangka kasus pemerkosaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Muttaqien, sekali pun anggota terhormat itu mencoba melakukan upaya damai, pihaknya tetap menolak keinginan tersebut. “Kita jelas menolak upaya damai itu. Kasus ini harus tetap berjalan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku di republik ini,” kata Muttaqien.
Sumber detikcom menyebut, anggota DPRD Kampar itu berasal dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) pimpinan Ryaas Rassyid. (cha/anw)











































