"Memang sempat dengar suara bom molotov sekali, tapi terus nggak ada lagi," kata warga yang enggan disebutkan namanya itu di sekitar tempat tinggalnya, Kampung Pulo, Pinang Ranti, Jakarta Timur, Sabtu (26/7/2008).
Aksi itu, kata dia, tidak dilanjutkan karena takut mengenai rumah warga sendiri. "Takut nanti malah kena warga yang lain, jadi tidak dilanjutkan," katanya.
Sebelumnya Humas SETIA Senny Manafe mengatakan selain melakukan pelemparan batu, massa juga melontarkan bom molotov ke arah asrama mahasiswa. Akibatnya ada mahasiswa yang mengalami luka bakar. (ken/djo)











































